Prabowo Pangkas Regulasi, Targetkan Lonjakan Investasi

Presiden Prabowo dorong iklim investasi kondusif dengan memangkas regulasi penghambat dan mengacu standar global demi percepatan pertumbuhan ekonomi.

Nasional645 Dilihat

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menekankan penguatan iklim investasi Indonesia dengan memangkas regulasi penghambat dan menerapkan standar global, guna mempercepat pertumbuhan investasi nasional secara berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Investasi Rosan Roeslani di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 21 April 2026.

Rosan mengungkapkan tren investasi menunjukkan pertumbuhan positif dalam satu dekade terakhir.

Minat investor dinilai tetap kuat meski situasi global diwarnai ketegangan geopolitik dan geokonomi.

Penguatan Iklim Investasi dan Pangkas Regulasi

Iklim investasi kondusif menjadi fokus utama pemerintah dalam menjaga arus modal masuk.

Rosan menyebut realisasi investasi masih berjalan sesuai rencana, bahkan meningkat signifikan.

“Terlepas dari keadaan sekarang, perang, geopolitik dunia, geokonomi dunia, ternyata minat dan interest mereka untuk investasi di Indonesia itu sangat tinggi, masih sangat-sangat baik,” — Rosan Roeslani, Menteri Investasi.

Presiden menegaskan regulasi yang menghambat harus dihapus demi efisiensi.

Langkah ini mencakup penyederhanaan perizinan dan penghapusan aturan teknis yang dinilai menghambat.

“Jangan sampai ada regulasi-regulasi kita yang justru menghambat,” — Rosan Roeslani, menyampaikan arahan Presiden.

Standar Global Jadi Acuan Reformasi

Pemerintah juga mendorong pembenahan kebijakan dengan mengacu pada praktik internasional.

Perbandingan dilakukan dengan negara-negara ASEAN serta standar Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Benchmarking untuk Daya Saing

Pendekatan benchmarking digunakan untuk meningkatkan daya saing Indonesia di mata investor global.

Standar global dinilai penting untuk menciptakan sistem investasi yang transparan dan efisien.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar memperkuat fondasi ekonomi jangka panjang.

Efisiensi regulasi dan peningkatan kualitas kebijakan diharapkan menjaga kepercayaan investor sekaligus mendorong transformasi ekonomi bernilai tambah tinggi.