Hari Pertama Kerja 2026, Gubernur Lampung Sidak OPD dan RSUD Abdul Moeloek

Gubernur Lampung memimpin sidak OPD dan RSUD Abdul Moeloek pada hari pertama kerja 2026 demi disiplin ASN.

Daerah1481 Dilihat

AKURATMEDIA.COM – Hari pertama kerja tahun 2026 dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Lampung untuk memastikan roda pemerintahan dan layanan publik langsung bergerak. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memimpin inspeksi mendadak ke sejumlah organisasi perangkat daerah dan pusat pelayanan publik sebagai langkah awal menegakkan disiplin aparatur sipil negara.

Inspeksi mendadak dilakukan serentak oleh tiga tim. Tim pertama dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung, tim kedua dikomandoi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung Mulyadi Irsan, sementara tim ketiga dipimpin Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Lampung Sulpakar. Seluruh tim menyasar OPD strategis hingga unit pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Gubernur Lampung menegaskan, langkah ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam menjalankan aturan disiplin ASN sesuai regulasi yang berlaku. Aturan tersebut mencakup Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara serta Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 mengenai Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Sidak ini untuk memastikan disiplin ASN benar-benar dijalankan dan kinerja perangkat daerah berjalan sesuai tugas dan fungsinya,” ucap Gubernur saat memantau aktivitas di sejumlah OPD dan biro di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung.

Tidak hanya kantor pemerintahan, perhatian Gubernur Lampung juga tertuju pada layanan kesehatan. Ia melakukan peninjauan ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek yang selama ini menjadi rumah sakit rujukan terakhir bagi kabupaten dan kota di Lampung.

“Semua rujukan terakhir dari kabupaten dan kota itu ke Abdul Moeloek. Tidak ada rumah sakit lain lagi, sehingga pelayanannya harus tetap optimal,” ujar Gubernur.

Menurut Gubernur Lampung, RSUD Abdul Moeloek saat ini menghadapi tantangan serius berupa kelebihan kapasitas pasien. Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Provinsi Lampung untuk memperkuat dukungan fasilitas dan layanan kesehatan, termasuk pengembangan teknologi medis.

“Saya sudah minta Pak Sekda untuk mendukung penuh apa saja yang dibutuhkan Abdul Moeloek. Kemudian untuk tahun 2026, RSUD Abdul Moeloek akan memiliki fasilitas LASIK dan menjadi rumah sakit pertama di wilayah Sumbagsel yang menyediakan layanan tersebut,” ucap Gubernur.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Lampung meninjau langsung Instalasi Farmasi, poliklinik umum, Unit Gawat Darurat, hingga ruang rawat inap bedah. Ia juga berdialog dengan pasien dan keluarga pasien untuk mendengar pengalaman mereka selama mendapatkan layanan kesehatan.

Salah satu pasien, Sutrisno (62), warga Gunung Sugih, Lampung Tengah, mengaku puas dengan pelayanan RSUD Abdul Moeloek meski menjalani perawatan jangka panjang menggunakan BPJS. “Saya kemoterapi tulang, sudah tiga tahun pakai BPJS. Alhamdulillah pelayanannya sangat baik,” ujarnya.

Di lokasi berbeda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mulyadi Irsan melaporkan hasil sidak di 15 OPD menunjukkan tingkat kehadiran ASN relatif baik pada hari pertama kerja. Meski begitu, ia menilai pembinaan tetap dibutuhkan agar disiplin dan kinerja aparatur semakin konsisten.

“Tingkat kesadaran sudah cukup, tapi tetap perlu dukungan dan pembinaan untuk yang masih belum maksimal,” kata Mulyadi.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Sulpakar menegaskan bahwa inspeksi mendadak dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat sejak awal tahun. Menurutnya, disiplin dan tanggung jawab ASN menjadi fondasi utama terciptanya pemerintahan yang profesional dan responsif di bawah kepemimpinan Gubernur Lampung.

“Disiplin dan tanggung jawab adalah kunci utama dalam mewujudkan pemerintahan yang melayani,” ujar Sulpakar.